Sel. Okt 20th, 2020

Weigl dan Kimmich, Regenerasi Lini Tengah Timnas Jerman

(Kiri ke kanan) Joshua Kimmich, Julian WeIgl, dan Julian Brandt. Para penerus tradisi

(Kiri ke kanan) Joshua Kimmich, Julian WeIgl, dan Julian Brandt. Para penerus tradisi.

Agen Bola Online Acehbet  – Dua puluh empat kontestan Euro 2016 sudah harus memasukkan 23 nama pemainnya pada 31 Mei, 10 hari menjelang kick-offturnamen.

Awal pekan ini semua peserta sudah memilih pemain. Sebagian besar baru mengumumkan skuat sementara yang berjumlah 24-35 pemain. Mereka akan diseleksi memakai rangkaian pertandingan uji coba.

Baru Prancis, Rusia, Swedia, Portugal, dan Islandia yang telah fix memilih 23 pemain.

Semua tim masih diizinkan mengganti satu orang pemain yang cedera asal dilakukan sebelum pertandingan pertama mereka.

Baik skuat pasti maupun sementara, ada kesamaan yang muncul. Terdapat nama-nama debutan tim nasional senior yang dipilih sejumlah negara.

Beberapa nama familiar di telinga. Mereka memang pantas masuk skuat menyusul penampilan bagus di klub masing-masing.

Sebut saja Marcus Rashford, penyerang belia Manchester United yang bersinar pada paruh kedua kompetisi lalu sejak melakukan debutnya pada 25 Februari. BONUS DEPOSIT 100% ( NEW MEMBER )

Rashford mencetak delapan gol dalam 17 penampilan di Premier League, Piala FA, dan Liga Europa.

Ia juga membukukan gol pada debutnya bersama timnas Inggris saat menghadapi Australia, medio pekan ini.

Ada pula trio pemain baru Spanyol: Sergio Rico, Lucas Vazquez, dan Saul Niguez. Italia punya empat debutan: Daniele Rugani, Davide Zappacosta, Marco Benassi, dan Stefano Sturaro.

Para debutan di Jerman juga menarik. Ada empat orang. Dari Bernd Leno, Julian Brandt, Julian Weigl, dan Joshua Kimmich.

Tiga nama terakhir sama-sama berposisi gelandang dan sama-sama masih bisa masuk skuat Jerman U-21.

Pemanggilan mereka masuk sementara adalah bukti terbaru berjalannya regenerasi di tim nasional Jerman, terutama di sektor tengah.

Sejak 2006, Jerman secara konsisten memproduksi gelandang-gelandang yang kemudian menjadi tulang punggung tim.

Pada Piala Dunia sepuluh tahun lalu, Bastian Schweinsteiger yang masih berusia 21 tahun menjadi andalan tim.

Statusnya berlanjut ke Euro 2008.

Di Piala Dunia 2010, Sami Khedira (23), Mesut Oezil (21), Thomas Mueller (20), dan Toni Kroos (20) melakoni turnamen besar pertama mereka. Kecuali Kroos, semua menjadi starter reguler.

Mueller bahkan menjadi pencetak gol terbanyak dan terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik.

Ilkay Guendogan (21), Andre Schuerrle (21), Mario Goetze (20), dan Marco Reus (23) menyusul masuk skuat Euro 2012. Dua tahun kemudian Julian Draxler (20) menghiasi tim yang menjuarai Piala Dunia di Brasil.

Tampil Impresif

Sekarang Brandt, Weigl, dan Kimmich pantas merasa optimistis mereka bakal bisa meneruskan tradisi.

Ketiganya tampil impresif di klub musim lalu.

Brandt adalah produk terbaru pemain lini kedua yang masuk timnas.

Dari segi posisi, ia setipe dengan Oezil, Mueller, Schuerrle, Goetze, Reus, dan Draxler.

Antara 20 Maret hingga 30 April lalu, Brandt mencetak gol dalam enam partai Bundesliga secara beruntun.

Gaya main Weigl sering disamakan dengan bintang Barcelona, Sergio Busquets. Musim lalu dia mulai bermain secara reguler di Borussia Dortmund.

Sementara itu, Kimmich hanya bermain 23 kali di Bundesliga 2015/16.

Tapi, gaya mainnya begitu mirip dengan Schweinsteiger.

Dia jelas menjadi calon pengganti Schweini, yang sekarang sudah berusia 31 tahun dan mulai sering terpapar cedera.

Kimmich juga subur dalam hal taktik karena bisa dimainkan pula sebagai bek tengah.

Agen Bola Acehbet Judi Online Terpercaya Di Seluruh Indonesia

acehpoker facebook