Rab. Okt 21st, 2020

Siapa yang Layak Latih United, Mourinho atau Guardiola?

ACEHPOKER hadir untuk Anda semua pecinta permainan kartu POKER ONLINE yang khususnya berada di Asia. Dengan sistem teknologi baru dan server kecepatan tinggi akan membuat permainan poker Anda lebih seru dan menarik bersama teman-teman Anda maupun saingan Anda.
Anda Bisa Langsung Daftar DISINI
Kita Juga Ada Sediakan Bermacam – macam Judi Online Seperti Game Acehpoker, Game Bola Online Acehbet, Game Togel & Casino Online Aceh4D
Bagi Yang Belum Daftar Di Agen Kami, Silakan Daftar Di Bawa Ini
Dan Dapatkan Bonus – Bonus Terbesar Di Agen kami
Guardiola
MANCHESTER – Mungkin tak banyak yang mengetahui apa kesibukan Jose Mourinho setelah ia resmi menerima surat pemecatan dari Chelsea. Disisi lain, ada banyak pertanyaan yang muncul seputar karier kepelatihannya dan berapa lama lagi ia akan menghabiskan sebagian waktunya dalam pengasingan? 

Popularitas Mourinho sebagai pelatih mulai meredup lantaran ia gagal mengangkat pamor Chelsea di musim ini. Empat kemenangan, tiga seri, dan sembilan kali kalah dalam 16 pertandingan di Liga Inggris adalah catatan terburuk The Blues selama berada di bawah pelatih berkebangsaan Portugal tersebut. 

Saat ini Mourinho mungkin tengah mengumpulkan Curriculum Vitae (CV) yang akan diajukan kepada klub incarannya. Manchester United adalah klub yang digadang-gadang siap menampung Mou sapaan akrabnya ketika tersiar kabar bahwa Setan Merah berencana memutus kerjasama mereka dengan Louis van Gaal. 

Pertanyaan yang tepat adalah apakah gaya Mourinho cocok dengan karakter permainan United saat ini? Apalagi kepercayaan diri para pemain mulai terganggu lantaran mereka baru saja menelan kekalahan pada pertandingan lanjutan Liga Inggris, pekan kemarin. 

Hubungan Mourinho dengan United sudah lama tercium oleh media. Bahkan tiga tahun lalu, Sir Bobby Charlton pernah berujar bahwa ia begitu mengagumi sosok pelatih yang dikenal dengan julukan The Spesial One. Kendati mempunyai kedekatan emosional, namun hal itu bukan jaminan jika ia bakal terpilih sebagai pengganti meneer Van Gaal.

Itu dibuktikannya ketika petinggi United memilih David Moyes ketimbang Mourinho setelah Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun pada 2013. Kecenderungan klub tidak menempatkan pelatih berusia 52 tahun tersebut lantaran mereka takut mempunyai banyak musuh, terlebih ia memiliki karakter keras dan doyan memancing amarah banyak pihak. 

Artinya, Mourinho membutuhkan waktu lama untuk membangun kembali reputasinya ditambah ada banyak tuduhan bahwa ia kehilangan dukungan di ruang ganti pemain selama melatih Chelsea di musim ini. Carlo Ancelotti berkata masalah utama yang dialami eks pelatih Porto adalah kegagalan untuk menjaga motivasi pemain setelah mereka sukses menggenggam trofi Liga Premier Inggris di musim lalu. 

“Ketika segala sesuatu berjalan dengan baik, ada risiko relaksasi. Sebaliknya, ketika hal-hal buruk terjadi, maka pemain kehilangan kepercayaan. Pelatih harus selalu menjaga keseimbangan yang baik dalam arti bahwa, mengangkat tingkat kepercayaan terutama ketika hal-hal tidak bekerja dengan baik di lapangan,” ujar Ancelotti seperti dikutip The Guardian, Rabu (23/12/2015). 

United diketahui tidak hanya menempatkan Mourinho sebagai calon pelatih mereka. Pep Guardiola juga masuk dalam radar pengganti Van Gaal, apalagi ia baru saja resmi melelang jabatannya sebagai pelatih Bayern Muenchen pada musim depan.

Berikut SINDOnews merangkum kelebihan dan kekurangan Mourinho dan Guardiola jika ia terpilih sebagai pelatih Manchester United:  

Mourinho

Kelebihan Mourinho adalah ia sudah mengenal betul karakter permainan Inggris, sehingga ia layak dianggap sebagai pengganti Louis van Gaal. Terlebih selama United kalah atas Norwich City pekan lalu, penggemar Setan Merah terus meneriakkan namanya. Tak hanya itu, ia juga mempunyai kedekatan emosional dengan Sir Alex Ferguson dan sejumlah petinggi klub yang bermarkas di Old Trafford. 

Disisi lain, Mourinho dianggap sebagai pelatih yang mencari kenyamanan untuk mengamankan kemenangan. Salah satu trik yang sering dilakukan adalah parkir bus atau strategi bertahan total dengan menumpuk seluruh pemain di depan kotak penalti sendiri. Padahal selama masih dilatih Ferguson, United dikenal memiliki karakter menyerang, mempunyai pemecahan strategi yang bagus, serta permainan atraktif. Slogan puluhan tahun itulah yang tidak ditemukan penggemar saat ini.

Guardiola

Guardiola adalah pilihan terbaik untuk United sejak tiga tahun lalu, dan ia tetap menjadi pilihan terbaik saat ini. Setan Merah mendapat kritikan keras dari penggemarnya setelah klub tidak memenuhi janjinya pasca Ferguson memutuskan pensiun. Berarti akan menjadi kesempatan kedua bagi klub untuk merayu eks pelatih Barcelona tersebut ke Old Trafford. Yang paling penting, tidak akan ada kesempatan ketiga bagi United untuk mendaratkan orang yang begitu membuat Ferguson terpikat. 

Prestasi Guardiola selama melatih dua klub besar memang sudah tak diragukan lagi. Tapi bagaimana jika dia mendarat pada salah satu klub besar di Inggris? Permasalahan pertama yang akan dihadapinya adalah ia harus pandai merotasi pemain. Sebab ada banyak tantangan yang akan dirasakan selama berada di tanah Ratu Elizabeth (Piala Liga, FA, Liga Inggris, Liga Champions atau Liga Europa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *